Hujan Meteor


Layak disaksikan bersama keluarga, sahabat atau seseorang yang special, momen yang istimewa (hujan meteor).
Ayo bikin schedule dari sekarang…
hehehe..
😀

==============

Selasa, 14/10/2008 09:25 WIB
21 Oktober Nonton Puncak Hujan Meteor Orionid, Yuk!
Nograhany Widhi K – detikNews

Jakarta – Tahun 2008 yang masih tersisa tiga bulan, akan ada tiga momentum hujan meteor mayor. Yang paling dekat, hujan meteor Orionid, yang akan terjadi pada 21 Oktober 2008. Bersiaplah!

Asal hujan meteor ini dari letak rasi bintangnya. Karena rasi bintang dalam jalur garis edar bumi ini masih tersisa debu-debu komet Halley, yang tampak setiap 76 tahun sekali.

Sisa debu-debu ini terkadang tertarik jatuh dan terbakar di atmosfer, sehingga terlihat hujan meteor.

“Orionid dapat kita saksikan 21 Oktober pagi atau selepas tengah malam pukul 01.00 sampai menjelang subuh,” ujar Ketua Jogja Astro Club Mutoha ketika dihubungi detikcom, Selasa (13/10/2008).

Sebetulnya, lanjut Mutoha, hujan meteor Orionid sudah dimulai sejak awal bulan Oktober 2008 ini. Namun puncaknya pada 21 Oktober nanti, dengan jumlah meteor mencapai 20 meteor per jam.

“Orionid bisa disaksikan dengan mata telanjang di langit bagian timur,” imbuh dia.

Sayangnya, pada tanggal ini bulan purnama baru saja berlalu, sehingga sinar bulan masih cukup terang dan bisa mengalahkan cahaya meteor.

Selain hujan meteor Orionid di bulan Oktober, ada 2 hujan meteor mayor lagi yang barangkali bisa dicatat pada agenda Anda.

Menurut Mutoha pada 19 November, ada hujan meteor Leonid yang bisa dilihat di langit timur laut atau agak ke utara, yang bisa dilihat sekitar pukul 02.00 WIB pagi. Konsentrasi Leonid ini, imbuh Mutoha, bisa tinggi mencapai ribuan meteor per jam.

“Leonid ini sebelum-sebelumnya disebut the best meteor shower show. Namun akhir-akhir ini banyak menurun. Untuk tahun ini mungkin hujan meteor Geminid,” katanya.

Nah, yang terakhir jatuh pada pertengahan Desember, hujan meteor Geminid. Geminid bisa disaksikan sejak pukul 20.00 WIB di langit sebelah timur. Frekuensi meteornya bisa mencapai 100 meteor per jam.

Ketiga fenomena meteor tahunan itu bisa disaksikan dengan mata telanjang, asalkan tidak hujan.

“Cari tempat gelap. Moga-moga cuaca cerah di tempat gelap, sediakan baju hangat dan minuman hangat,” tandas Mutoha berbagi tips kecil untuk menikmati hujan meteor.(nwk/nrl)

sumber : http://www.detiknews.com/read/2008/10/14/092541/1019624/10/21-oktober-nonton-puncak-hujan-meteor-orionid,-yuk!

About esdynoa

aq adalah orang yang pengen ikut berpartisipasi dalam hiruk pikuk kehidupan maya moga aja dengan membuat blog ini aq bisa lebih serius untuk belajar dan selalu bersemangat :D
This entry was posted in berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s