>>> esdynoa

jadi sesuatu meskipun kecil…

sms premium rp.2000

TOLONG BACA DAN JANGAN COBA 2X IKUT WALAU PUN HANYA Rp 2000 MAKANYA BACA OK

Dapat dari milis tetangga…. …..

Dua hari yang lalu gw ketemu dengan salah seorang AFI (Akademi Fantasi
Indosiar). Selain lepas kangen (he..he) gw juga dapat cerita seru dari
kehidupan mereka.

Di balik image mereka yang gemerlap saat manggung atau ketika nongol di
teve, kehidupan artis AFI sangat memprihatinkan.

Banyak di antara mereka yang hidup terlilit utang ratusan juta rupiah.
Pasalnya, orang tua mereka ngutang ke sana-sini buat menggenjot sms
putera-puteri
mereka. Bisa dipastikan tidak ada satu pun kemenangan AFI itu yang berasal
dari pilihan publik. Kemenangan mereka ditentukan seberapa besar orang tua
mereka anggup menghabiskan uang untuk sms. Orang tua Alfin dan Bojes abis 1
M. Namun mereka orang kaya, biarin aja.

Yang kasian mah, yang kaga punya duit. Fibri (AFI 005) yang tereliminasi di
minggu-minggu awal kini punya utang 250 juta. Dia sekarang hidup di sebuah
kos sederhana di depan Indosiar. Kosnya emang sedikit mahal RP 500..000.
Namun itu dipilih karena pertimbangan hemat ongkos transportasi. Kos itu
sederhana (masih bagusan kos gw gitu loh), bahkan kamar mandi pun di luar.
Makannya sekali sehari.
Makan dua kali sehari sudah mewah buat Fibri. Kaga ada dugem dan kehidupan
glamor, lha makan aja susah.

Ada banyak yang seperti Fibri. Sebut saja intan, Nana, Yuke, Eki, dll.

Mereka teikat kontrak ekslusif dengan manajemen Indosiar. Jadi, kaga bisa
cari job di luar Indosiar. Bayaran di Indonesiar sangat kecil. Lagian
pembagian job manggung sangat tidak adil. Beberapa artis AFI seperti Jovita
dan Pasya kebanjiran job, sementara yang lain kaga dapat/jarang dapat job.
Maklum artisnya sudah kebanyakan. Makanya buat makan aja mereka susah.
Temen gw malah sering dijadiin tempat buat minjem duit. Minjemnya bahkan
cuma Rp 100.000. Buat makan gitu loh. Mereka ga berani minjem banyak karena
takut ga bisa bayar.

Ini benar-benar proyek yang tidak manusiawi. Para orang tua dan anak
Indonesia dijanjikan ketenaran dan kekayaan lewat sebuah ajang adu bakat di
televisi.
Mereka dikontrak ekslusif selama dua tahun oleh Indosiar. Namun tidak ada
jaminan hidup sama sekali.
Mereka hanya dibayar kalo ada manggung. Itu pun kecil sekali, dan tidak
menentu. Buruh pabrik yang gajinya Rp 900.000 jauh lebih sejahtera daripada
mereka.

Nah acara ini dan acara sejenis masih banyak, Pildacil juga begitu. Kasian
orang tua dan anak yang rela antre berjam-jam untuk sebuah penipuan seperti
ini.
Seorang anak pernah menangis tersedu-sedu saat tidak lolos dalam audisi AFI.
Padahal dia beruntung. Kalau dia sampai masuk, bisa dibayangkan betapa dia
akan
membuat orang tuanya punya utang yang melilit pinggang, yang tidak akan
terbayar sampai kontraknya habis.

mungkin ada yang tertarik buat ngangkat cerita itu ke media anda? Gw punya
nomer kontak mereka. Gaya hidup mereka yang kontras dengan image publik
kayanya menarik untuk diangkat. Ini juga penting agar anak-anak dan orang
tua di Indonesia kaga tertipu lebih banyak lagi.

JUDI SMS MENGGILAAAA ……

Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan.
Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri
Cantrik, dsb.
Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik.
Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium.

Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum –
setidaknya
sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS
iayanya –anggaplah- - Rp 2000.
Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center
(Satelindo, Telkomsel, dsb).
Sisanya yang 40% untuk “bandar” (penyelenggara) SMS.
Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang
terhubung ke
Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya.
Jika dari satu SMS ini “bandar” mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka
jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba
anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone?
Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak
Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah).
Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? rumah senilai 1 milyar, itu
artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya
sebagai “biaya promosi”!
Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali.
Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak
tersisih, dan “siapa tahu” mendapat hadiah.
Kata “siapa tahu” adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa
handphone.
Pulsa ini dibeli pakai uang.
Artinya : Kuis SMS adalah 100% judi.

Begitu menggiurkannya bisnis ini, sampai-sampai Nutrisari membuat iklan yang
saya pikir menyesatkan.
Pemirsa televisi diminta menebak, “buka” atau “sahur”, lalu jawabannya
dikirim via SMS.
Ada embel-embel gratis.
Ada kata, “dapatkan handphone… ” Saya bilang ini menyesatkan, karena
pemirsa televisi bisa menyangka :
“Dengan mengirimkan SMS ke nomor sekian yang gratis (toll free), saya bisa
mendapat handphone gratis”.

Kondisi ini sudah sangat menyedihkan.
Bahkan sangat gawat.
Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB.
Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman
jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi,
hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!
.
Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini.
Tanpa bantuan anda, kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka.

Thanks,

February 28, 2008 Posted by dynoz | share | | 2 Comments

TuneUp Utilities 2008 + Crack

 Tool utility lengkap: TuneUp Utilities memiliki berbagai option untuk meningkatkan kinerja PC. Di jendela utamanya Anda dapat melihat lima option utama, yaitu “Customize & Analysis”, “CleanUp & repair”, “Optimize & Improve”, “Administer & Control”, dan “File Recovery & Destruction”. Salah satu feature baru yang ada pada versi 2007 ini adalah TuneUp Disk Doctor. Fungsinya sama dengan Scan Disk bawaan Windows.

Image
Tambahan feature ini dapat menganalisis kondisi hard disk dan mampu menandai bagian hard disk yang sudah rusak. Selain itu, ada juga feature TuneUp Disk Explorer. Feature ini mampu mengelompokkan ribuan file dalam berbagai kategori. Dengan pengelompokan ini, tentunya Anda dapat mengetahui jenis file apa yang terlalu banyak menyita hard disk.

Pengoperasiannya mudah karena menu-menunya terintegrasi dengan baik. Dari satu jendela utama, Anda tinggal mengklik salah satu fungsi untuk mengoptimalkan PC. Selanjutnya, program akan membimbing Anda hingga selesai. Program ini dapat juga membersihkan cache dari browser IE dan Firefox, serta Microsoft Office 2007.

Image

Kesimpulan : Fungsinya lengkap untuk memeriksa kondisi PC sekaligus meningkatkan performa PC.

sorry, reviewnya  versi yang 2007   :D

yang penting softwarenya yang baru okeh…

yang mo donlot boleh disini

http://download.tune-up.com/TU2008TrialEN.exe

cracknya

http://rs276.rapidshare.com/files/82834807/TU2008_Keymaker.rar 

kalo mo ke sitenya langsung ini

http://www.tune-up.com/download/tu2008/
sumber : chip.co.id, forumbebas.com

** UPDATE **

alternatif lain, kalo rapidsharenya gak bisa :

- http://www.4shared.com/file/47288103/30d04ba9/TU2008_Keymaker.html

 - http://www.indowebster.com/Keygen_TuneUp_Utilities_2008.html

February 15, 2008 Posted by dynoz | share, software | | 33 Comments

Analisa tarif GSM ke sesama dan operator lain

 All operator GSM (Itungan mulai dari per 10 menit selama masa program)

Tarif Ke Sesama Operator 10 menit 20 Menit 30 menit 40 menit 60 menit 120 menit

bebas 0,1 : Rp 1,548 Rp 1,608 Rp 1,668 Rp 2,268 Rp 3,465 Rp 7,065
Simpati PD 1/2 : Rp 1,770 Rp 2,070 Rp 2,370 Rp 2,670 Rp 3,270 Rp 5,070
Mentari : Rp 4,500 Rp 9,500 Rp 14,500 Rp 19,500 Rp 29,500 Rp 59,500
3 Hutch : Rp 1,500 Rp 3,000 Rp 4,500 Rp 6,000 Rp 9,000 Rp 18,000

Tarif ke Operator lain 10 menit 60 Menit 120 menit

bebas 0,1 : Rp 9,024 Rp 45,180 Rp 90,360
Simpati PD 1/2 : Rp 36,000 Rp 216,000 Rp 432,000
Mentari : Rp 32,000 Rp 192,000 Rp 384,000
3 Hutch : Rp 20,000 Rp 120,000 Rp 240,000

PATUT DIPERHATIKAN :

1. XL bebas, kartu yang dikeluarkan oleh PT Excelcomindo Pratama, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif murah perdetik dan hemat apabila durasi percakapan ke sesama XL di bawah 60 menit ( 1 jam ) dan sedangkan tarif ke operator lain pada menit ke berapapun terbukti sesuai janji ” TARIF TERMURAH
2. Simpati PeDe, kartu yang dikeluarkan oleh Telkomsel ini menunjukkan keunggulan untuk tarif murah per detik dan hemat apabila percakapan dilakukan hanya ke sesama produk Telkomsel dengan durasi percakapan di atas 60 menit ( 1 jam ), sedangkan tarif ke operator lain paling tinggi diantara GSM lain
3. Mentari, kartu yg dikeluarkan oleh Indosat, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif hanya ke sesama produk Indosat pada 1 menit pertama saja, syukurnya gratis 1 menit pertama berlaku sebanyak 20 x sehari, tetapi tarif ke sesama ( Mentari ) adalah termahal di kelas GSM dihari SENIN , SELASA , RABU dan KAMIS
4. 3 (three), dari PT Hutchison CP Telecommunication ini menunjukan keunggulan hanya ke sesama 3 dengan durasi percakapan pada 10 menit pertama saja dan SMS termurah ke all operator Rp 100.
5. Adapun urutan/peringkat pengguna GSM terbesar di Indonesia berdasarkan survey yakni ;
a.Telkomsel
b.Indosat
c.Excelcomindo
d.Hutch

sumber: millis pulsa

February 15, 2008 Posted by dynoz | info, share | | 6 Comments

Matematika Gaji dan Logika Sedekah

Subhanallah, …
Artikel ini saya dapat dan kutip dari email seorang sahabat.  Sangat menarik untuk disimak dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kehidupan kita dunia dan akhirat.

Dalam satu kesempatan tak terduga, saya bertemu pria ini. Orang-orang biasa memanggilnya Mas Ajy. Saya tertarik dengan falsafah hidupnya, yang menurut saya, sudah agak jarang di zaman ini, di Jakarta ini. Dari sinilah perbincangan kami mengalir lancar.

Kami bertemu dalam satu forum pelatihan profesi keguruan yang diprogram sebuah LSM bekerja sama dengan salah satu departemen di dalam negeri. Tapi, saya justru mendapat banyak pelajaran bernilai bukan dari pelatihan itu. Melainkan dari pria ini.

Saya menduga ia berasal dari kelas sosial terpandang dan mapan. Karena  penampilannya rapih, menarik dan wajah yang tampan. Namun tidak seperti yang saya duga, Mas Ajy berasal dari keluarga yang pas-pasan. Jauh dari mapan. Sungguh kontras kenyataan hidup yang dialaminya dengan sikap hidup yang dijalaninya. Sangat jelas saya lihat dan saya pahami dari beberapa kali perbincangan yang kami bangun.

Satu kali kami bicara tentang penghasilan sebagai guru. Bertukar informasi dan memperbandingkan nasib kami satu dengan yang lain, satu sekolah dengan sekolah lainnya. Kami bercerita tentang dapur kami masing-masing. Hampir tidak ada perbedaan mencolok. Kami sama-sama bernasib “guru” yang katanya pahlawan tanpa tanda jasa. Yang membedakan sangat mencolok antara saya dan Mas Ajy adalah sikap hidupnya yang amat berbudi. Darinya saya tahu hakikat nilai di balik materi.

Penghasilannya sebulan sebagai guru kontrak tidak logis untuk membiayai seorang isteri dan dua orang putra-putrinya. Dia juga masih memiliki tanggungan seorang adik yang harus dihantarkannya hingga selesai SMA. Sering pula Mas Ajy menggenapi belanja kedua ibu bapaknya yang tak lagi berpenghasilan. Menurutnya, hitungan matematika gajinya barulah bisa mencukupi untuk hidup sederhana apabila gajinya dikalikan 3 kali dari jumlah yang diterimanya.

“Tapi, hidup kita tidak seluruhnya matematika dan angka-angka. Ada dimensi non matematis dan di luar angka-angka logis.”

“Maksud Mas Ajy gimana, aku nggak ngerti?”

“Ya, kalau kita hanya tertuju pada gaji, kita akan menjadi orang pelit. Individualis. Bahkan bisa jadi tamak, loba. Karena berapapun sebenarnya nilai gaji setiap orang, dia tidak akan pernah merasa cukup. Lalu dia akan berkata, bagaimana mau sedekah, untuk kita saja kurang.”

“Kenyataannya memang begitu kan Mas?”, kata saya mengiayakan. “Mana mungkin dengan gaji sebesar itu, kita bisa hidup tenang, bisa sedekah. Bisa berbagi.” Saya mencoba menegaskan pernyataan awalnya.

“Ya, karena kita masih menggunakan pola pikir matematis. Cobalah keluar dari medium itu. Oke, sakarang jawab pertanyaan saya. Kita punya uang sepuluh ribu. Makan bakso enam ribu. Es campur tiga ribu. Yang seribu kita berikan pada pengemis, berapa sisa uang kita?”

”Tidak ada. Habis.” jawab saya spontan.

”Tapi saya jawab masih ada. Kita masih memiliki sisa seribu rupiah. Dan seribu rupiah itu abadi. Bahkan memancing rezeki yang tidak terduga.”

Saya mencoba mencerna lebih dalam penjelasannya. Saya agak tercenung pada jawaban pasti yang dilontarkannya. Bagaimana mungkin masih tersisa uang seribu rupiah? Dari mana sisanya?

”Mas, bagaimana bisa. Uang yang terakhir seribu rupiah itu, kan sudah diberikan pada pengemis “, saya tak sabar untuk mendapat jawabannya.

”Ya memang habis, karena kita masih memakai logika matematis. Tapi cobalah tinggalkan pola pikir itu dan beralihlah pada logika sedekah. Uang yang seribu itu dinikmati pengemis. Jangan salah, bisa jadi puluhan lontaran doa’ keberkahan untuk kita keluar dari mulut pengemis itu atas pemberian kita. Itu baru satu pengemis. Bagaimana jika kita memberikannya lebih. Itu dicatat malaikat dan didengar Allah. Itu menjadi sedekah kita pada Allah dan menjadi penolong di akhirat. Sesungguhnya yang seribu itulah milik kita. Yang abadi. Sementara nilai bakso dan es campur itu, ujung-ujungnya masuk WC.”

Subhanallah. Saya hanya terpaku mendapat jawaban yang dilontarkannya. Sebegitu dalam penghayatannya atas sedekah melalui contoh kecil yang hidup di tengah-tengah kita yang sering terlupakan. Sedekah memang berat. Sedekah menurutnya hanya sanggup dilakukan oleh orang yang telah merasa cukup, bukan orang kaya. Orang yang berlimpah harta tapi tidak mau sedekah, hakikatnya sebagai orang miskin sebab ia merasa masih kurang serta sayang untuk memberi dan berbagi.

Penekanan arti keberkahan sedekah diutarakannya lebih panjang melalui pola hubungan anak dan orang tua. Dalam obrolannya, Mas Ajy seperti ingin menggarisbawahi, bahwa berapapun nilai yang kita keluarkan untuk mencukupi kebutuhan orang tua, belum bisa membayar lunas jasa-jasanya. Air susunya, dekapannya, buaiannya, kecupan sayangnya dan sejagat haru biru perasaanya. Tetapi di saat bersamaan, semakin banyak nilai yang dibayar untuk itu, Allah akan menggantinya berlipat-lipat.

”Terus, gimana caranya Mas, agar bisa menyeimbangkan nilai metematis dengan dimensi sedekah itu?”.

“Pertama, ingat, sedekah tidak akan membuat orang jadi miskin, tapi sebaliknya menjadikan ia kaya. Kedua, jangan terikat dengan keterbatasan gaji, tapi percayalah pada keluasan rizki. Ketiga, lihatlah ke bawah, jangan lihat ke atas. Dan yang terakhir, padukanlah nilai qona’ah, ridha dan syukur”. Saya semakin tertegun.  Dalam hati kecil, saya meraba semua garis hidup yang telah saya habiskan. Terlalu jauh jarak saya dengan Mas Ajy. Terlalu kerdil selama ini pandangan saya tentang materi. Ada keterbungkaman yang lama saya rasakan di dada. Seolah-oleh semua penjelasan yang dilontarkannya menutup rapat egoisme kecongkakan saya dan membukakan perlahan-lahan kesadaran batin yang telah lama diabaikan. Ya Allah saya mendapatkan satu untai mutiara melalui pertemuan ini. Saya ingin segera pulang dan mencari butir-butir mutiara lain yang masih berserak dan belum sempat saya kumpulkan.

***

Sepulang berjamaah saya membuka kembali Al-Qur’an. Telah beberapa waktu saya acuhkan. Ada getaran seolah menarik saya untuk meraih dan membukanya. Spontan saya buka sekenanya. Saya terperanjat, sedetik saya ingat Mas Ajy. Allah mengingatkan saya kembali:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Terjemah QS. Al-Baqarah [2] 261)
 sumber : http://bharata75.wordpress.com

February 7, 2008 Posted by dynoz | motivasi | | No Comments

entah apa yang dia pikirkan?

kemarin, waktu mau pulang ada mail ajakan buat bantai-bantai (batosai kalie :D)
wah penasaran kenapa?
mo bantai siapa?
langsung ngebut ke mail yang dimaksud ditemukan http://vanriza.multiply.com/journal/item/64/Allah_SWT_dan_Muhammad_Dua_Penipu_Terbesar_Sepanjang_Masa.
Innalillahi…Na’udzubillah…HAH…busyheeet…kaget euy…
waduh…ada provokator di MP, sebelumnya kalo lagi blogwalking hal-hal kaya gini saya temukan di blog yang bukan MP spt. WP ato BS, di MP yang saya temukan biasanya hal-hal yang menenangkan cerita lucu, curhat abg, obrolan ibu-ibu, sharing lagu dan banyak lagi dan saya suka.
tapi suasana ketenangan yang sebelumnya saya rasakan terasa pudar setelah saya melihat postingan diatas. entah kemana penulis artikel tersebut karena banyak komentar meminta pertanggungjawaban atas tulisannya (lempar batu sembunyi tangan… gitu kali ya peribahasanya)
disalah satu komentar ada yang memberikan keterangan jelas tentang penulis/pemilik blog http://vanriza.multiply.com berikut kutipan komen dari furballz.multiply.com

“investigasi dari temennya temen… ini tulisannya:

tenang2x… doi cuman seorang gay yang berkepribadian ganda. para anggota komunitas HOPE kayaknya cukup mudah bertemu dengan dia. kalau ada yang inget waktu acara 15 Desember lalu, anggota komunitas cristian gay ini hadir juga kan. dan dia juga mungkin termasuk orang yang disebutkan dalam agamanya dia sendiri yang kurang lebih menyebutkan “sibuk mengurusi kitab suci orang lain tapi tidak kitab sucinya sendiri”.

dia biasa pakai alamat email glukoneogenesis@yahoo.co.uk dan rijasikasep@yahoo.co.uk

id yang suka dipakai rijasikasep atau glukoneogenesis atau vanriza atau van_riza

silahkan dilihat
http://vanriza.wordpress.com/
http://profiles.friendster.com/rijasikasep
http://www.xanga.com/vanriza
http://www.couplingonline.com/en/girl/vanriza.html
http://www.readybb.com/boyzforum/profile.php?mode=viewprofile&u=1664
http://www.akupercaya.com/van_riza
http://profiles.yahoo.com/rijasikasep
http://profiles.yahoo.com/glukoneogenesis
http://www.e-samarinda.com/forum/index.php?showtopic=3289&pid=55417&mode=threaded&start=#entry55417
http://209.85.175.104/search?q=cache:qyjRqq4pZKEJ:www.sobatan.com/%3FL%3Dusers.profile%26id%3D265+van_riza&hl=en&ct=clnk&cd=5&gl=id

Mengapa dia benci islam ???? Mungkin karena dulu manusia berkepribadian ganda yang juga alumni fakultas kedokteran unpad tahun lalu dan mengambil s2 theologi ini bonyoknya memanggil sejumlah ulama untuk mengusir ke-gay-annya ini. Tapi sayang gagal yang malah bikin dia makin homok sehomok tulisannya.

kenapa nga diserahkan aja kepada yang berwajib? kalau dia ada dihadapan gua mungkin gua udah menggunakan tangan gua untuk menyikat mulut orang ini dengan sikat kawat. gua termasuk yang gak setuju bila diam saja, tapi harus menggunakan jalur yang benar.”

entah benar gak pernyataan tersebut?
cuman saya masih pusing sebagai muslim, apa yang harus saya lakukan? masak diem-diem aja…
mo debat, saya gak jago debat. kalo milih depat ato perang saya mah pilih perang aja :D, ato saya deface aja semua halaman webnya? LOL

dan pertanyaan besarnya apa yang http://vanriza.multiply.com pikirkan?
ato dia gak berpikir?

February 7, 2008 Posted by dynoz | islam, share | | 3 Comments

tentang pak harto…

pagi-pagi sekali sudah dapat email dari millis yang memberitahukan betapa popularnya kematian pak harto, katanya subjek “suharto” pada minggu ini mengisi daftar 10 besar pencarian di google. kemarin saya sempet lihat popular tag adalah soeharto sekarang juga masih (gak percaya lihat aja sendiri :D).

berikut ini website yang berkenaan dengan pak harto:

* http://www.soehartocenter.com/
* http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto
* http://www.time.com/time/asia/asia/magazine/1999/990524/cover1.html
* http://semprulsontoloyo.com/2008/01/21/suhartoisme-indeks-kerinduan-keterjebakan/
* http://semprulsontoloyo.com/2008/01/27/selamat-jalan-bapak-pembangunan/

photo-photo lihat disini :

* http://dynoz.multiply.com/photos/album/13/pak_harto_1
* http://dynoz.multiply.com/photos/album/16/pak_harto_2
* http://dynoz.multiply.com/photos/album/14/pak_harto_3
* http://dynoz.multiply.com/photos/album/17/pak_harto_4

dari website diatas saya lihat kekayaan anak pak harto paling miskin $30 juta ($_$) dan yang paling kaya $3 miliar. lihat satuan mata uangnya dollar lho… itupun data lama tahun 99, lom dapet yang update.

February 1, 2008 Posted by dynoz | info, share | | No Comments